Tampilkan postingan dengan label Dear Diarry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dear Diarry. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 April 2013

Kebahagiaan itu bisakah aku dapatkan kembali?

Di tengah hujan malam, yang menyelimuti kegelapan malam.
Diatas tanah dan dibawah rembulan yang menerangi, aku menulis semua ini.
Ada atau tidak adanya bintang bagiku sama saja, Jika setelah hujan aku dapat melihat
Pelangi pasti rasanya sangat menyenangkan
Melihat warnanya yang cantik dan berbagai warna yang menenangkan jiwa.

Sebilah pisau yang datang kepadaku, menancapakannya dihatiku tanpa aku sadari, membuatku tersiksa. Sakit rasanya merasakan semua ini.
Sebuah senyuman palsu adalah kenyataan topeng, palsu yang hanya ditutupi oleh kenyataan
Yang sebenarnya adalah sebuah kepahitan buatku.
Kerinduan yang aku rasakan hanya penyiksaan tersendiri buatku, buat apa aku merindukan seseorang yang tak pernah merindukanku?
Rembulan dan hujan pun tau, bagaimana keadaan hatiku saat ini.
Walau tak tergambarkan, aku hanya bisa menulisnya, berdiam layaknya patung dan bergerak sesuai hatiku.

Keinginan hatiku untuk menghubungimu pun aku lupakan sejenak.
Meski bayanganmu menghantuiku dan terus muncul dimana pun aku berada dan melakukan apapun yang aku kerjakan.
Aku hanya butuh waktu, untuk mengobati luka akibat goresan yang kau berikan, memang bagimu sederhana, membuat aku tersiksa sedikit demi sedikit karena sikapmu itu.
Mungkin akan butuh waktu lama aku sembuh akan semua ini, tak bisa secepat membalikkan telapak tangan maka semua akan terselesaikan kesedihanku ini.
Aku akan berdosa jika aku mengatakan semua ini baik-baik saja.

Aku hanya harus menghadapi kenyataan, kenyataan yang sebenarnya membuat hatiku teriris.
Tuhan..
Dapatkah aku merasakan hujan dan hangatnya rembulan seperti sekarang?
Aku hanya menyakini diriku, mengganggap semua ini tak terjadi, Tapi apa boleh buat?
Semuanya terjadi begitu saja tak sesuai keingginan,.
Sekarang hanya hujan dan bulan yang menemaniku saat ini, yang mendengar jeritan kerinduanku kepadamu, mendengar jeritan kesakitan yang kamu buat untukku.

Tuhan, dapatkah aku minta satu hal padamu? Jika boleh aku hanya minta satu hal agar semua ini terwujud. Tolong, kembalikan kebahagiaanku seperti dulu, dimana ada tawa tanpa adanya kesedihan seperti sekarang.Senyumanku, tawaku dan semuanya yang dulu pernah ada, sebelum kedatangannya merusak duniaku.
Bisakah aku mendapatkannya lagi Tuhan? Aku berharap iya.

Minggu, 24 Maret 2013

Seandainya aku tahu


Aku mengerti setiap kali aku ingin menatapmu  kau palingkan wajahmu
ketika ku pergi, lalu kau munculkan wajahmu kembali.
Saat aku berjalan hati ini seakan kembali, ingin memelukmu dan mengatakan
Mengapa kamu datang disaat hatiku gundah?           
Aku membuka mataku, semuanya terasa sama saja.
Sama seperti saat dimana aku harus kehilangan seseorang yang telah menorehkan namanya
Dihatiku ini.
Ketika aku dihadapi kebimbangan, kamu masuk dan memberi warna pada setiap
Apa yang aku inginkan, aku ingini, aku jalani, maupun aku laksanakan.
Aku ingin berhenti mencintai seseorang yang tak ada namaku dihatinya.
Aku pernah mengatakan pada seorang pria yang aku sukai, betapa aku mencintainya.
Saat ia mendengar pernyataanku, sosok pria yang aku sukai itu malah berdiam diri.
Entah dia mengerti ataukah hanya berpura-pura tak mengerti.
Apakah aku salah? Mengatakan terlebih dahulu, perasaan hatiku ini dengannya?
Maaf aku bukan wanita bodoh, aku hanya tidak mau kehilangan seseorang yang aku cintai lagi.
Kalau aku mengerti takdir, aku tak akan mencintainya.
Tak akan membuang air mataku dengan percuma, saat dia memberikan perhatiannya kepada orang
Lain dan bukan aku.
Kalau aku bisa menghitung seberapa banyak perjuanganku mendapatkannya, itu sama saja seperti
Menghitung bintang dilangit.
Yang tak akan terhitung jumlahnya, andai dulu aku tau kamu memang tak mencintaiku.
Maka hati ini tak akan ku biarkan melebar dan mengembang.

Minggu, 03 Februari 2013

aku harus mengerti!


Ketika kamu harus menghadapi masalah sepertiku, apa yang kamu lakukan?
Aku membuat sebuah resolusi baru untuk hari ini, yakni jika kamu mengalami sebuah
Kedewasaan, maka kamu juga harus menghadapi masalah yang ada.
Apakah kamu sanggup?
Seseorang yang dewasa adalah bisa menyikapi masalah yang ada, tetapi ketika aku
Beranjak dewasa maka aku tidak akan siap menerima sebuah masalah yang akan terjadi itu.
Aku masih belum sanggup menerima itu semua, ketidakpercayaan diriku yang membuat semua
Ini .

Mungkin semua orang ingin menjadi anak kecil yang lucu, yang baru lahir dan belum mengerti
Apa itu sebuah permasalahan.
Dulu aku percaya, bahwa teman akan menjaga mulutnya dan menguncinya rapat-rapat jika iya tau
Masalah apa yang terjadi pada temannya.
Tetapi hari ini aku salah, semua orang tak ada yang sempurna.
Aku tau, ketika kita berteman, maka kamu akan mengenal bahwa semua orang berbeda karakter, tapi bisakah teman itu membuat temannya percaya bahwa iya akan menjaga rahasia temannya?

Aku tidak menuntut itu semua, tapi sebuah kekecewaan ternyata muncul di diriku.
aku tidak meminta sebuah pertemanan yang memiliki sifat spesial di diri temanku, tapi aku hanya meminta  agar iya menutup dirinya dari orang lain yang ingin mengetahui privasi temannya itu seperti aku.
Jika semua itu terjadi, apakah aku harus memarahi temanku? Tidak..
Semua itu salah, semua ini telah terjadi..
marah bukan menyelesaikan masalah, melainkan menambah masalah baru dan membuatnya menjadi rumit.
Jika dalam sebuah pertemanan ada janji, maka pasti janji itu akan diingkari suatu saat nanti.

Entah kapan, dimana, dan pasti saat yang tidak tepat!
Ingatlah! Sebuah pertemanan tak ada yang abadi.
Kalau memang pertemanan itu akan abadi, mungkin dia mampu membuat sebuah resolusi yang baik kepada temannya.

Aku tak tau harus berfikir apa, pikiranku terlalu penuh oleh hal lain.
Mencoba berfikir baik namun hatiku sakit, berfikir jahat tapi aku tak tega.
Aku sadar sebuah kata maaf tak akan mampu mengobati rasa sakit yang sudah dialami...
penyesalan tak berarti apa-apa...
Tapi hari ini aku akan mengerti

Selasa, 08 Januari 2013

ketika aku harus mendengar perkataan itu!!


Aku tau betapa sakitnya hatiku saat mendengar perkataan temanku itu.....
Perkataan yang membuat hati ini seakan runtuh, karena perjuanganku yang sia-sia....
Seharusnya aku cepat menyadarinya...
Menyadari, bahwa cintanya bukan untukku....
Tapi hanya dia seorang...
Ketika aku mendengar bahwa dia mencintai seseorang dan bukan aku, aku hanya terdiam ....
Air mata ini terus memaksaku untuk mengeluarkannya, tetapi selalu ku tahan, sambil berkata aku bilang ...
“Hai gadis, apakah aku lemah?”
“Apakah aku kuat mendengar perkataan itu?”
“Apa yang aku akan lakukan selanjutnya, mari bangkit! Jangan sedih!”
Kamu bukanlah pertama kalinya, mencintai seseorang...
Jadi kamu tau bagaimana arti cinta...
Berapa kali kamu disakiti?
Berapa kali kamu berjuang tapi harapan kosong selalu ada?
Apakah dia akan menghargaimu? Tidak, gadis berperasaan lemah...
Kamu kuat menahan air mata saat di depan kedua orang tuamu, tapi kamu tak akan kuat bila terus
Melihatnya,....
Melihatnya setiap hari...
Bertemu dengannya....
Menatapnya dengan harapan “ apa diriku masih layak dihatimu? “
Kamu tak akan bisa melupakannya jika kamu masih bertemu langsung dengannya..
Mungkin kamu butuh menjauh, menjauh sejauh mungkin agar tak melihatnya.
Yap, aku juga berfikir seperti itu...
Jika aku harus jauh, mungkin aku bisa lupa dengannya..
Tapi kamu tau tidak? Seberapapun aku menjauh darinya, seberapa pun aku mencoba membuatnya pergi dari hidupku!
Bayangannya tetap di hatiku! Jika aku belum memangkasnya, kamu tidak akan pernah bisa melupakannya.
Meskipun dia sudah melukaiku, tapi hati ini akan terobati dengan cepat saat aku bertemu dengannya.

karya: Maria Larastinada MP
Tanggal: 08 Januari 2013
Waktu: 13:00 WIB

Rabu, 28 November 2012

Tissue ini penuh arti ☺

Dear someone...
Orang yang aku sayangi melebihi suatu apapun..
Tissue ini adalah sebuah bukti ungkapan hatiku padamu..
Ungkapan yang tak mungkin orang lain punya..
Ungkapan yang tak mungkin akan kau mengerti, karena ketidakpekaanmu terhadapku...
Hai someone, orang terspesial dalam hidupku..
Aku mau kamu membaca isi tissue ini..
Tissue ini aku mau hanya kamu yang membacanya..
Dan aku mau Cuma kamu yang tau isi hatiku selain Tuhan dan tentunnya aku...
Tulisan ini mungkin sangat buruk dimatamu..
Tulisan ini mungkin akan kau robek dan kau buang di tong sampah...
Aku membuat tulisan di tissue ini dengan  sepenuh hatiku, walaupun guru sedang menerangkan pelajaran, tapi aku tak peduli.
Karena aku tau, hanya kamulah yang ada dipikiranku saat ini.
Dan aku tak peduli dengan sekelilingku..
Kamu tau alasanku seperti ini?
Karena aku tau bahwa ku lemah tanpa melihat senyummu...
Karena bagiku sebelum aku melihat matamu dan tawamu padaku...
Aku tak akan pernah bisa konsentrasi saat mata pelajaran berlangsung, sebelum diriku ini melihat
Semua itu.
Bagiku kamu adalah pembangkit semangat yang membuat aku bangkit dari alam khayalku yang selama ini ada di benakku ini.
I artinya aku
LOVE artinya cinta
YOU artinya kamu.
Dan kalau semua tu di satukan, maka akan menjadi “I LOVE YOU” yang artinya “AKU CINTA KAMU”
Meskipun ini hanyalah sebuah tulisan yang akan luntur jika terkena basah, yang akan rusak dan tak tahan lama.
Tapi ungkapan hati ini tidak akan pernah hilang walau semua rintangan dan bencana itu akan membuatku goyah, karena aku yakin, cinta ini akan abadi.
Tak akan pernah hilang, tak akan pernah pudar, dan tak bisa di hapuskan oleh apapun dan siapapun...

By: Maria Larastinada Mp
Waktu: 21:00 WIB
Tanggal: 28 November 2012

Minggu, 25 November 2012

Aku Lelah Karena Harus Melupakanmu


Aku adalah seorang wanita yang bisa dibilang BODOH!
BODOH karena harus kuat melihatmu menebar senyum kepada orang lain dan bukan aku.
BODOH karena aku masih tetap bertahan setiap kali kau buat aku menangis dan jatuh dalam kesengsaraan.
BODOH karena aku harus rela kau bersamanya
BODOH karena aku tak bisa membalas perbuatanmu kepadamu.
Apa aku orang yang sebodoh itu? Mengapa aku tak pernah pintar akan soal percintaanku.
Aku sadar dirimu takkan menerimaku dalam kehidupan hatimu,
Tapi mengapa kamu sakiti aku dengan sikapmu? Mengapa dirimulah yang membuat aku hampir mati karena aku tak tau harus bagaimana caranya untuk menahan rasa sakit yang seperti membunuhku ini.
Berapa kali kamu sakiti aku?
Berapa kali kamu buatku menangis?
Berapa kali kamu membuat aku hampir patah semangat?
Seandainya ada keajaiban muncul..
Seandainya ada 1 permintaan aku pada Tuhan..
Aku akan minta Tuhan untuk membuatku melupakanmu jika kau memang tak mencintaiku.
Hai orang yang aku sayangi dan cintai melebihi aku mencintai diriku sendiri!
aku memang tak menyesal mencitaimu, karena bagiku kau adalah orang yang memberi aku suatu cinta yang aku gak mungkin gapai.
Kamu, kamu, kamu sudah berapa kali aku ingin bertekad berhenti mencintaimu?
Sudah berapa kali bibirku ini sudah mengucapkan puluhan,ratusan,ribuan,miliyaran dan tak terhitung mungkin untuk mengucapkan 3 kalimat “ AKU AKAN MELUPAKANNYA”.
Aku sudah lelah akan ucapan aku akan melupakanmu, aku sudah muak akan semua sikapku kepadamu.
Aku lelah karena harus melupakanmu..

Karya: Maria larastinada MP
Waktu: 20:21 
Tanggal :25 November 2012

Selasa, 20 November 2012

Senyum itu indah



Hidup Itu harus dijalani dengan senyuman yang ceria...
Jikau kau mendapat masalah yang kau tidak bisa hadapi, maka tersenyumlah...
Banyangkan kau sedang dalam mimpi yang indah dan tersenyumlah..
Jika kau tidak bisa, maka berusahalah..
Karena dunia ini hanyalah sebuah permainan..
Begitu banyak persaingan dalam dunia ini: Cinta, Uang, Peringkat/Jabatan, dll
Kalo kau menang, kau akan merasa sangat gembira karena sudah memenangkan sebuah
Permainan dalam hidup ini..
Jika kau kalah, kau akan merasa sedih dan kesal...
Maka dari situlah kita harus belajar pada dunia ini, bahwa dunia ini
Perlu banyak perjuangan,senyuman,tekad, dan keyakinan.
Jangan pernah kau memandang seseorang adalah musuhmu, mereka bukan musuh
Melainkan sahabat/teman yang menemani kita selama masih bernafas.
Memang terkadang mereka membuatmu merasa kesal,marah,lesu,bete dll
Kita tak boleh membenci mereka, melainkan kita harus membantu menyadarkan mereka yang bersalah sambil tersenyum.
 Maka begitu penting senyuman bagi kehidupan..
Sama seperti masakan tanpa garam, maka akan terasa seperti hambar...
Oleh sebab itu kita semua harus tersenyum dalam keadaan apapun..
Karena itulah hidup dengan senyuman, maka akan lebih indah ..

By: Maria Larastinada MP
Tanggal: 2 juli 2011
Jam: 22:17
NOTE: POSTINGAN INI PERNAH AKU PUBLISH KE BLOG AKU SATU LAGI.
Source: http://www.Nadadiarry.blogspot.com

Kamu inginkan aku mengubur cinta ini? BAIKLAH!




Kamu tau? Saat semua orang menyakinkan aku bahwa kau sudah mencintai yang lain.
Apa tanggapanku? Tanggapanku adalah ingin melihat reaksi dirimu saat kau menjawabnya.
Menjawab kalau kau sudah ada yang kau sayangi, menjawab kalau kau sudah mencintai orang lain dan ingin aku pergi darimu.
Aku tau sikapku aneh terhadapmu, tapi bagaimana? Aku tak tau cara menyampaikan perasaanku padamu secara benar.
Aku orang yang aneh, kenapa aku bisa mencintaimu padahal kita tak pernah dekat?
Apa sikapmu baik kepadaku? Apa tatapanmu untukku?
Apa semua yang kau lakukan hanya untukku?
TIDAK! Itu jawaban yang pas untukku, jawaban yang hanya bisa membuat hatiku sakit saat mendengarnya.
Aku ingin tuli, agar tak bisa mendengar apa yang orang bicarakan tentang soal percintaanku.
Aku ingin bisu, agar perkataan bahwa ”aku suka padamu” tidak ku ucapkan untukmu.
Aku ingin buta, agar aku tak dapat bertemu denganmu dan tak akan pernah jatuh cinta padamu.
Semua itu aku inginkan agar pertemuan pertamaku padamu tak membuat kenangan yang hanya akan ku hapus karena terlalu menyakitkan.
Plisss mengertilah, aku ini wanita yang tak memakai logica ketika bertindak.
Aku ini memakai perasaan, dan tolong! Jangan pernah sakiti aku dengan sikapmu.
Kalau kau tak mau aku mencintaimu, baiklah aku akan pergi, aku akan membawa cintaku ini dalam-dalam, menutupnya dengan papan nisan kenangan burukmu terhadapku dan tak akan pernah aku gali kuburan cinta yang telah aku kubur.

By: Maria Larastinada MP
Tanggal: 20 November 2012
Jam: 21:50 WIB

Beribu Caraku Untukmu


Bagaimana caraku memberi tau kepadamu..
Bahwaku sangat mencintaimu..
Beribu cara sudah ku lakukan untuk memberi tau dirimu...
Mau sampai kapan aku memperjuangkan cintaku ini....
Apa semua yang kulakukan semua ini sia-sia?
Apa semua yang ku perjuangkan untukmu itu tak ada gunanya...
Selama ini aku terus berfikir, apakah aku harus melanjutkan usaha besarku ini,
Atau menghentikannya saja sampai disini perjuangan cintaku ini..
Bantu aku Tuhan, agar orang yang aku sayangi dan cintai tau betapa besar aku mencintainya selama ini..
Bantu aku agar dia tau betapa besar aku melakukan pengorbanan ini..
Setiap malam aku berdoa agar orang yang aku cintai, dapat Tuhan lindungi selalu..
Tuhan jaga dia sepanjang malam..
Tuhan berikanlah mimpi yang indah kepadanya, dan buatlah orang yang aku cintai tetap tersenyum
Melihat indahnya dunia dan membagikannya kepadaku.

By: Maria Larastinada MP
Tanggal: 20 November 2012
Jam: 21:35 WIB

Senin, 19 November 2012

Aku rindu saat berada di sampingmu

Hari ini rasanya sepi..
Entah hatiku yang sepi ataukah perasaanku..
Semuanya berubah saat aku tak lagi melihatnya disampingku..
Awalnya aku risih saat aku disampingnya, saat aku dapat menatapnya langsung saat aku melihat kesamping..

Tapi...
Seiring waktu aku kangen dia..
Dia itu temanku..
Tapi perasaan ini berbeda saat aku jauh darinya..

Biasanya dia selalu melihat kesamping sambil tertidur dengan mata seperti mengintip..
Saat bukuku jatuh pun dia pasti akan merespon, dengan sigap dia akan mengambilkannya untukku..
Dan seperti biasa kata terima kasih ku ucapkan dari mulutku ini dengan sedikit senyuman manis untuknya

Tapi waktu itu ilang..
Waktu semakin berjalan..
Kenangan itu hilang begitu saja, seakan tak terjadi apapun..
Tersapu oleh anginnya masa depan yang menyambutku..
Tak bisa lagi aku berada disampingnya..
Menatap matanya saat dia tertidur dan pura-pura tidak melihat saat dia bangun..
Aku kangen hari itu, hari dimana aku bisa melihatnya secara jelas disampingku..

Dia yang selalu membantuku saat ada mata pelajaran yang sulit..
Dia yang selalu termenung entah memikirkan siapa..
Dia yang menjadi mata penghilihatanku saat aku tak melihat jelas di apa yang ditulis oleh papan tulis..

Kemana hari itu? Hari saat aku bisa merasa kebahagiaan yang mendalam..
Hari dimana rasa sakitku terhadap orang yang aku suka dulu hilang begitu saja..
Kau itu seperti menyihirku dengan sikapmu, sikapmu yang seolah-olah memberikan kode
Terhadapku..
Aku kangen dirimu wahai teman yang selalu menolongku dan menyihirku supaya aku suka pada dirimu 

Karya: Maria Larastinada MP
Tanggal: 18 Oktober 2012
Jam : 18: 00 WIB

Kau takkan tergantikan wahai Diarry sahabat setiaku selama aku bernafas 


Hai buku yang sudah berdebu, sudah lama aku mengabaikanmu..
Tak menyentuhmu dengan jemari tanganku, tak menuliskan kata-kata cinta untuknya lagi..
Waktu itu aku rajin mengisi dirimu dengan kata-kata galauanku setiap hari dengannya, setiap hari
Pasti aku takkan absen untuk mengisi dirimu yang tadinya putih halus dengan lembaran cantik berwarna pink.

Kau yang mulus bersih tiba-tiba ku tulis dengan tintaku yang berwarna biru terkadang hitam, apakah kau tak kesal denganku? mungkin iya mungkin juga tidak.
Kau seperti sahabatku diarry, sahabat yang selalu menemaniku saat duka maupun suka dalam diriku..
Bentukmu yang lucu membuatmu gampang dibawa kemana-mana olehku..
Kau tak bisa bicara, tapi kau selalu mendengarkan keluh kesahku saatku sedih, kau itu selalu sabar dan selalu tau apa yang dapat ku rasakan..

Mungkin kau sudah bosan dulu karena setiap saat dirimu selalu ku bawa kemana-mana..
Bentukmu yang mungil dan cantik membuatku terpesona padamu,  aku lupa saat dimana pertemuan kita dulu.
Pertemuan yang membuat aku merasa bahagia karena mendapat sahabat tempat curahan hatiku.
Sejak itulah kita menjadi sahabat..

Tanpa proses berkenalan kita menjadi sahabat yang sudah lama sekali, terkadang aku marah pada diriku sendiri.
Hei diarry yang selalu menemaniku, mengapa dirimu selalu mendengarkan aku sedangkan aku tak pernah mendengarkanmu.
 kayalan bodohku muncul tiba-tiba hufftt..

Mana mungkin sebuah diarry bisa berbicara dan mengungkapkan isi hatinya, walaupun kau cuma barang yang harganya cukup murah, tapi bagiku kau adalah sahabat pertama yang selalu menemaniku dan sangat berharga lebih dari sebuah permata, intan, emas, perak dll.
Mungkin seandainya kau bisa bicara padaku, maka pasti kau akan teriak keras kepadaku.
“ mengapa aku selalu kau butuhkan dan kau tak pernah mendengarkan apa yang ku mau” .
Aku bisa dikatakan egois, karena hanya kau lah yang mendengarkan, sedangkan aku tidak.

Maafkan aku diarryku tersayang, tanpa pikir panjang kau ku ganti dengan sebuah diarry baru hanya karena kertas yang curhat yang ada di dalammu sudah penuh. Aku tak menyadari selama ini kaulah yang setia menemaniku, meskipun kertas yang ada pada wujudmu sudah penuh terisi oleh curhatanku selama ini tapi aku sadar dirimu tak akan pernah habis mendengarkan curhatanku.

Terima kasih wahai diarry yang setia menemaniku selama ini, meskipun kau sempat menghilang entah kemana. Tapi saat menemukanmu rasa paling bahagiaku muncul karena aku telah mendapatkan sahabatku kembali.
With love my diary spesial :*

Karya : Maria Larastinada MP
Tanggal: 18 Oktober 2012
Jam : 18: 00 WIB

Kamis, 01 November 2012

Diarry 1 Tahun lalu


Dear Diarry....
Kamu tau diarry, hari ini rasanya indah dan adem banget. Anginnya sepai-sepoi
Jadi inget dulu saat dimana pelajaran olahraga, dulu itu.......
Waktu Ku selalu melihatnya secara full, karena 1 tahun full Aku sekelas dengannya.
Aku senang bisa memandangnya...
Bisa melihatnya tertawa..
Melihatnya merenung..
 Melihatnya tersenyum..
Melihatnya memperhatikan pelajaran..
Melihatnya serius berhitung sesuatu..
Melihatnya bermain dengan teman sebangkunya..
Ada banyak hal yang aku lihat saat 1 tahun lalu. Sekarang, semua kenangannya tidak akan
Aku lupakan begitu saja.
Aku ingat saat dia bermain sepak bola atau biasa di bilang futsal sewaktu olahraga,
Dia sangat tampan..
Wajahnya yang tak mungkin aku lupakan.
 Dulu itu, Dia selalu jadi Kiper saat bermain futsal.
Cara Dia bermain dan menangkap bola, membuat hatiku bergetar lebih cepat.
JantungKu berdegub kencang..
Dug dug dug itu lah bunyinya..
Saat Ku rasakan getaran cinta yang Kurasakan waktu itu L
Sekarang semua telah tiada, Aku sudah tak dapat melihat semuanya itu.
Kelas kami berbeda saat Dia memilih untuk mengambil jurusan yang lebih serius yaitu IPA.
Mungkin bagiku kata IPA itu hebat, karena semua orang yang masuk kelas itu akan menjadi orang sukses.
Hmm...
Tidak juga sepertinya..
Awalnya Aku senang saat dia memilih jurusan itu, Aku berfikir waktu kami sekelas dulu
Dia pernah berkata “ Aku ingin jurusan IPS ” karena Dia sangat pintar pkn.
Tapi apadaya, mungkin dorongan dan semangat orang tua membuatnya berubah pikiran..
 Seiring berjalannya waktu..
Aku jadi sedih sendiri, entah kenapa Aku merasa bahwa sejak Dia berbeda kelas denganku.
Tak ada lagi Mentari Pagi yang menyinari wajahku dan hatiku..
Yang menyapaku dengan hangat yakni senyuman indahnya saat itu..
 Senyumannya dikelas tak dapat ku lihat lagi, Kelas kami berbeda...
Pelajaran kami pun berbeda..
Aku menggunakan otakku untuk menghafal ...
Sedangkan Dia memakai otaknya untuk menghitung dan berhitung..
Itulah keseharian Kami.
 Aku rindu Dia Tuhan. Seandainya saja Dia memilih jurusan yang sama sepertiku.
Mungkin Aku masih bisa bertemu dan melihatnya seperti dulu, tapi semua itu tak ada gunanya.
Buat apa Aku mengeluh, semua telah terjadi. Takdir sudah menentukan.
Jika Aku mengeluh pun tak ada gunanya, toh..
Pada akhirnya Takdir tak akan mendengar apa yang aku inginkan, semua telah terjadi.
Mungkin Yang Maha Kuasa menginginkan Aku memendam perasaan kecewa ini dalam-dalam dan menaruhnya di lubuk hatiku lalu menguburnya..
Aku berharap Dia tak akan berubah...
Jikalau Dia tau perasaanku..

By: Maria Larastinada Mp

Senin, 29 Oktober 2012

Cinta Itu seperti apa?


Merasakan cinta itu sungguh indah..
Dapat melihat orang yang aku sayang..
Apalagi tersenyum bahagia karena aku..
Memikirkan cinta itu menyakitkan..
Saat dimana orang yang kamu sayang bersama orang lain..
Berkorban demi cinta itu biasa...
Tapi..
Lebih luar biasa kalau ...
Orang yang aku cintai dapat menghargai apa yang aku perjuangkan...
Mati demi cinta itu konyol..
Karena..
Belum tentu kan dia dapat merasakan apa yang kamu rasakan...
Begitu juga dengan cinta...
Ada saat dimana kamu menangis..
Ada saat dimana kamu tertawa karena DIA...
Ada dimana saat kamu bisa mati juga karena DIA..
Cinta itu aneh..
Gak bisa dijawab seperti bahasa indonesia..
Gak ada rumus seperti matematika..
Gak ada kesenian seperti seni budaya..
Gak ada kehidupan seperti Biologi,PLH, dan Geografi..
Gak ada mobilitas seperti Sosiologi..
Gak ada masa lalu seperti Sejarah..
Gak ada skill seperti Olahraga..
Gak ada teknologi seperti TIK...
Gak bisa mengajarkan orang seperti Agama..
Itulah pengertian cinta yang ku tau...
Semua berjalan seiring air yang mengalir..
Saat air itu deras, maka kamu akan terbawa olehnya..
Saat air itu tak deras lagi, maka kamu akan tetap pada posisi sebelumnya...

By: Maria Larastinada Mp